tanpa mengurangi rasa hormat dan juga kebebasan berekspresi saya berniat mem-publish sebuah tulisan yang tergeletak di draft dasbor kang jangkung dan neng mia, sebuah tulisan yang mungkin sempat dipublish atau urung di publish oleh sang penulis, entah dengan pertimbangan apa....,
tanpa mengurangi rasa sopan terhadap sang empunya tulisan saya terbitkan sebuah postingan yang menurut saya mengapa tidak kita publish saja, tentunya dengan berbagai pertimbangan juga saya beranikan diri untuk mempublishnya, ....
berikut postingan yang saya temukan di draft kang jangkung dan neng mia, yang dibuat pada tanggal 19 April 2011 lalu......
di ruangan yang sempit, tanpa sinar matahari,sunyi senyap dan hanya diselingi dengan alunan suara mesin printer dan fax. Penulis ingin mengisi kekosongn atau dapat disebut penulis masih berada dibangku cadangan sebuah tim dan tidak tahu kapan akan diturankan oleh pelatih..
sebuah keadaan yang sebenarnya comfort,tetapi disisi laen apakah comfort dalam hal ini dapat meningkatkan kompetensi atau potensi diri kita yang kelak akan kita gunakan untuk dibagi keorang lain atau lebih ekstrimnya digunakan untuk memperbaiki tatanan perekonomian yg sudah carut marut dinegeri ini???
coba kita renungkan..apakahpotensi diri kita akan tergali dengan cuma duduk manis minum kopi dan setelah itu hanya menunggu gaji bulanan atau ST yg tingkat kemungkinannya probable??sungguh suatu keaadaan yg mngkin dapat mengurangi dan bisa2 lama akan mematikan potensi dalam diri kita..
sebuah pisaupun kalo tidak sering di asah dan hanya digeletakan di dapur akan tumpul dan bahkan bisa berkarat..
pemosting adalah janu hasnowo,
penulis sampai sekarang belum diketahui identitasnya.