Kita-Kita

Rabu, Desember 29, 2010

Keuntungan Menikah Muda


"MENGAPA MENUNDA PERNIKAHAN?"


Kalau kita tanya seorang pemuda/pemudi, Mengapa belum menikah?


Maka jawabanya antara lain:


1.Masih kuliah/menuntut ilmu. 
Dikhawatirkan bila menikah akan mempengaruhi prestasi belajar danmempengaruhi persiapan masa depan.
Hal ini sesungguhnya tergantung dari manajemen waktu, waktu yang biasanya dipakai untuk hura-hura setelah waktu kuliah, diganti dengan mencari nafkah atau bercengkrama dengan keluarga. Disisi lain, bisa menghemat sewa kamar (kost-kost an), dapat saling membantu mengerjakan tugas (kalau satu bidang studi) atau dapat memperluas wawasan diskusi interdisipliner, misalnya suami studi ilmu komputer dan istri akutansi maka diskusi komputasi akutansi akan nyambung, atau biologi dengan kimia diskusi tentang biokimia.


2.Bila menikah akan terkekang tidak bisa bebas lagi, tidak bisa kongkow-kongkow (jalan- jalan santai) di mal setelah pulang kuliah atau kerja bertambah beban tanggung jawab untuk memberi nafkah istri dan anak.


3.Belum siap dalam hal materi/rezeki.
Banyak yang beranggapan kalau mau menikah harus siap materi, yang berartiharus punya jabatan yang mapan, rumah minimal BTN, kendaraan dll, sehinggabila belum terpenuhi semua itu, takut untuk"maju"


4.Tidak ada/belum ada jodoh.
Dibawah ini adalah pesan Rosul SAW: Imam Thabrani meriwayatkan dari Anas binMalik r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda :"Barang siapa menikahi wanita karena kehormatannya (jabatan), maka Allah SWT hanya akan menambah kehinaan; Barang siapa menikah karena hartanya, makaAllah tidak akan menambah kecuali kefakiran; Barang siapa menikahi wanita karena hasab (kemuliaannya), maka Allah hanya akan menambah kerendahan. Dan barang siapa yang menikahi wanita karena ingin menutupi (kehormatan) matanya, membentengi farji (kemaluan)nya, dan mempererat silaturahmi, maka Allah SWT akan memberi barakah-Nya kepada suami-istri tsb". Imam Abu Daud & At Tirmidzi meriwayatkan, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Tetapi nikahilah wanita itu karena agamanya. Sesungguhnya budak wanita yanghitam lagi cacat, tetapi taat beragama adalah lebih baik (dari pada wanita kaya & cantik tapi tidak taat beragama)". Bukan berarti Rasulullah SAW mengabaikan penampilan fisik dari pasangankita, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: "kimpoiilah wanita yang subur rahimnya dan pecinta" (HR Abu Daud, An Nasai &Al Hakim). "Tiga kunci kebahagiaan suami adalah: Istri yang solehah yang jikadipandang membuat semakin sayang, jika kamu pergi membuat tenang karena bisamenjaga kehormatannya dan taat pada suami"


5.Mungkin masih ada alasan lainya, yang tidak akan dibahas disini misalnya:-Karena kakak (apalagi wanita) belum menikah-Karena orang tua terlalu selektif memilih calon mantu.


MANFAAT MENIKAH DI USIA MUDA


1.Menjaga kesucian farj (kemaluan) dari perzinaan serta menjaga pandanganmata


2.Dapat melahirkan perasaan tentram (sakinah), cinta (mawaddah) dan kasihsayang (rahmah) dalam hati.


3.Segera mendapatkan keturunan
Hati semakin tenang dan sejuk dengan adanya istri dan anak
Di antara faedah segera menikah adalah lebih mudah menghasilkan anak yang dapat menyejukkan jiwa. Istri dan anak adalah penyejuk hati. Oleh karena itu, Allah -subhanahu wa ta'ala menjanjikan dan mengabarkan bahwa menikah dapat membuat jiwa semakin tentram. Dengan menikah seorang pemuda akan merasakan ketenangan, oleh karenanya ia pun bersegera untuk menikah. Demikian pula dengan anak. Allah pun mengabarkan bahwa anak adalah separuh dari perhiasan dunia
Anak adalah perhiasan kehidupan dunia. Setiap manusia pasti menginginkan perhiasan yang menyejukkan pandangan. Sebagaimana manusia pun begitu suka mencari harta, ia pun senang jika mendapatkan anak. Karena anak sama halnya dengan harta dunia, yaitu sebagai perhiasan kehidupan dunia. Inilah faedah memiliki anak dalam kehidupan dunia. Sedangkan untuk kehidupan akhirat, anak yang sholih akan terus memberikan manfaat kepada kedua orang tuanya.


So, menikah di usia muda, siapa takut?

Rabu, Desember 22, 2010

Hari IBU


Bagaimana keadaan sahabat-sahabat hari ini, bagaimana perkembangan teman-teman saat ini. Betapa bersyukurnya dan betapa bahagianya kita hari ini bukan, dengan segala apa yang melekat dan segala apa yang kita dapat sampai hari ini. Bagaimana keadaan keluarga yang berada di rumah? Bagaimana keadaan IBU kita dirumah?
Rabu 23 Desember 2010, upacara bendera yang diadakan di kantor pusat BPK dipimpin oleh Prof. Dr. Ilya Avianti, upacara kali ini beda, semua petugasnya dari kaum hawa. Upacara bendera kali ini dalam rangka memperingati hari IBU, inti dari pidato yang disampaikan oleh pemimpin upacara adalah agar kita semua meneladani semangat dan keiklasan dari para IBU untuk berjuang, entah itu berjuang dalam konteks apapun.

Sejenak sebelum upacara tadi diri ini terlamun, terbawa suasana rumah dengan kehangatan keluarga dan kasih IBU tentunya. Perlahan kita telah tumbuh dengan baik, bahkan dengan sangat baik saat ini. Terlintas samar waktu –waktu yang telah berlalu, kesediaan IBU untuk selalu mengawal pertumbuhan kita tanpa kita minta. Sosok IBU tentu bagi kita semua memiliki citra positif yang berbeda, tetapi tetap ada persamaannya dimana sosok IBU ingin sekali kita copy paste ke dalam sosok wanita yang kelak akan menjadi IBU dari anak-anak kita.


IBU betapa bahagianya BELIAU kala dulu mengandung kita, walau beban berat dan derita ia bawa.

IBU betapa bersyukur BELIAU ketika kita membuka mata di dunia, baginya kita adalah anugerah yang tak tergantikan,
IBU begitu cerewetnya BELIAU memberi kita wejangan dan nasehat selama ini, tak pernah lelah tak pernah bosan, hanya supaya kita menjadi orang yang lebih baik,
IBU tak pernah lupa menyertakan nama kita dalam setiap doa BELIAU,
IBU yang terpuaskan hatinya melihat kini doa-doanya mulai jadi nyata, anak-anaknya menapaki kesuksesan dalam hidupnya,

Akankah kita masih mau mendengar saran, wejangan dan nasehat dari IBU kita hari ini? setelah kita [katanya] sudah mampu hidup sendiri dalam kedewasaan, atau tumbuh berkembang secara fisik tetapi entah secara moral. Akankah kita selalu menyertakan doa kepada IBU dan BAPAK kita saat kita sedang berdoa demi kesehatan mereka? Waktu memang bisa mengubah banyak hal, termasuk merubah kita, tetapi percayalah waktu tak mampu merubah kasih IBU kepada kita, anak-anaknya, seperti di lagu KASIH IBU, “kasih IBU kepada beta, tak terkira sepanjang masa”

Sedikit puisi jiplakan dari sebuah lagu dari tetangga sebelah,

buat IBU
Cintamu terbayang selalu
Hingga waktu tidurku
Saat kau menyebut namaku
Kau memanggilku sayang
Ketika cinta semakin dalam
Segalanya pun berubah
Kenangan indah tak terlupakan
Menjadikan suatu pertanda
Kau buka pintu hatiku
dalam kesepian ku kau beri
Sentuhan tulus cinta darimu
Hapus air mataku
Cintamu terbayang selalu
Semua perjalanan yang panjang
Saat kau menyebut namaku
Kau memanggilku sayang

-buat IBU-
dari lagu Jepang “Kokoro no Tomo”
crop from indrahuazu.com


*dalam postingan kali ini kami berusaha menulis kata IBU dan BAPAK dengan huruf kapital layaknya TUHAN, SIR, MAJESTY, SRI BAGINDA. Sebagaimana penulisan tersebut dimaksud untuk menghormati atau sekedar rasa hormat kepada mereka. Karena BAPAK dan IBU adalah orang yang selalu menginspirasi dalam hidup kami.


Diposting dengan ditemani ibu-ibu MIA yang hebat!!

Rabu, Desember 15, 2010

Ilustrasi Dibalik keberadaan Kita!

Umumnya berbagai kalangan menyambut baik pengangkatan Agus Marto yang sebagai pengganti Sri Mulyani yang bertugas di tempat barunya World Bank. Track record Agus Marto memimpin bank terbesar di Indonesia, Bank Mandiri, menjadi point penting ekspetasi khalayak untuk berhasil memimpin sebuah Kementerian yang mempunyai tanggung jawab luar biasa besar. Dia juga dinilai memiliki kelebihan dari sisi kebijakan mikro/riil , manajemen, serta penguasaan perbankan. Kelemahannya kurang menguasai fiskal dan makro ekonomi yang dapat ditutupi oleh duetnya Anny Ratnawati (Wamenkeu).
Prestasi

Prestasi terbesar Agus Marto adalah keberhasilan mengelola dan membenahi Bank Mandiri sehingga menjadi bank yang sehat bahkan menjadi bank yang mempunyai aset terbesar di tanah air (370 T). Indikatornya lain : NPL (Net Performing Loan) dari 26 % (2006) menjadi 0.42 (2009), laba bersih tahun 2006 sebesar 600 M menjadi Rp 7,2 triliun pada 2009. Ada 2 faktor positif terhadap sosok Agus Marto dikaitkan dengan Bank Mandiri:

1. Tegas dan tidak kompromi dengan pengemplang

Awal masuk Bank Mandiri tahun 2005, NPL Bank Mandiri mencapai 26 % dengan jumlah potensi kredit macet sekitar 27 Triliun, 70 % dari NPL tadi disumbangkan 30 nasabah besar. Debitur bermasalah ini diminta memperbaiki kinerja hutangnya, meskipun awalnya sulit dinegoisasi akhirnya Agus Marto mampu menekan mereka untuk bekerja sama, salah satu caranya yaitu dengan mengumumkan nama-nama mereka di media.

Keberhasilan menekan para debitor besar bermasalah inilah yang menjadi point penting Agus Marto. Dia dinilai mempunyai sikap yang tidak mudah diintervensi. Integritas dan ketegasan seperti ini yang diharapkan publik agar ketika menjadi Menkeu dia akan bertindak tegas terhadap para pengemplang besar pajak.

2. Merubah Budaya Kerja

Penerapan sistem kinerja dengan berbasis KPI (key performance indicator) menjadi pilar perubahan budaya kerja di bank Mandiri. Dari citra bank pemerintah yang identik dengan prosedur birokratif sampai uang komisi menjadi bank dengan yang penetapan nilai budaya dan standard perilaku baru. Semua karyawan dari direksi sampai level terendah diterapkan reward dan punishment yang didasarkan penilaian. Sehingga kalau bisa memperoleh prestasi di atas kinerja umum, bisa memperoleh kenaikan gaji dan bonus yang berlainan. Sebaliknya jika diketahui melakukan tindakan pelanggaran, maka tindakan tegas tidak segan dilakukan. Sebagai gambaran tahun 2006 & 2007 ada 98 karyawan dikeluarkan karena tindakan tak disiplin dan menerima suap.
Ganjalan

Di sisi lain ada kasus-kasus yang pernah mengiringi seorang Agus Marto dalam perjalanan kariernya yang cemerlang di Bank Mandiri.

1. Kasus Bank Merincorp

Kasus tersebut berhubungan dengan pengambilalihan Bank Merincorp oleh Bank Exim yang dipimpin Agus Marto.. Komposisi awal kepemilikan saham Bank Merincorp adalah 74 % dikuasai Bank Exim dan 26 % milik Bank Sumitomo, Jepang. Tahun 1999 memiliki CAR minus 22.7 % dan juga memiliki kredit macet sebesar Rp 337 M, serta juga memiiki hutang kepada bank Sumitomo sebesar $ 30 Juta. Guna mengikuti program restrukturisasi, Bank Merincorp diwajibkan memiliki CAR 4%. Untuk memenuhi persyaratan tersebut, Bank Sumitomo harus menyetor modal Rp87,56 miliar dan Bank Mandiri (sebagai merger Bank Exim, Bank Dagang Negara, Bank Bapindo dan Bank Bumi Daya) sebesarRp249,3 miliar.

Atas permasalahan tersebut Dirut Bank Sumitomo Yasuji Sumitomo dan Dirut Bank Mandiri Robby Djohan melakukan pertemuan pada 25 Februari 1999. Kesepakatannya adalah 26% saham Bank Merincorp yang dikuasai Bank Sumitomo diambil alih Bank Exim yang kemudian merger menjadi Bank Mandiri. Akibat keputusan tersebut Bank Mandiri mengalami kerugian karena Bank Merincorp memiliki kredit macet Rp337 miliar dan Bank Mandiri mengambil alih kewajiban Merincorp kepada Bank Sumitomo US$30 juta.

Dari hasil audit BPK menyebutkan, pengelolaan kredit Bank Mandiri Semester I tahun Anggaran 2003-2004 menyebutkan, novasi hutang Bank Merincorp sebesar US$30 juta kepada Sumitomo tidak sejalan dengan tujuan restrukturisasi dan melanggar AD/ART perseroan. Kasus ini mulai ditangani Kejaksaan Agung pada Februari 2005, saat itu Jampidsus-nya Hendarman Supandji (sekarang Jaksa Agung). Akhirnya setelah hampir 1 tahun, Kejaksaan Agung pada awal 2006 memutuskan untuk menghentikan sementara kasus ini tanpa Surat Perintah Penghentian Perkara (SP3).

2. Skema MSOP (Management Stock Option Program)

Kasus inilah yang menjadi pemicu awal perselisihan Agus Marto dengan serikat pegawai Bank Mandiri. Serikat pegawai menganggap ada perlakuan tidak adil yaitu skema MSOP diterima adalah hanya pegawai officer (level pimpinan) dengan grade tertentu saja.

3. Perselisihan Internal dengan Serikat Pegawai

SP Bank mandiri menilai ada kebijakan diskriminatif dari pihak manajemen seperti skema MSOP dan kenaikan gaji yang tidak adil. Mencapai puncaknya ketika terjadi unjuk rasa pada tanggal pada tanggal 4 Agustus 2007 dengan rute Lapangan Banteng-Kantor Meneg BUMN-Istana Wapres-Istana Presiden-Masjid Istiqal menuntut perubahan kebijakan-kebijakan yang dinilai diskriminatif. Pasca demonstrasi pihak manajemen mengambil tindakan kepada para pimpinan SPBM, ujungnya keluar surat pemecatan kepada Pimpinan SPBM saat itu, Mirisnu Viddiana.

Tidak terima perlakuan seperti itu, pada tgl 7/11/2007 belasan pegawai Bank Mandiri melaporkan jajaran Direksi Bank Mandiri, antara lain Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo ke Mabes Polri dengan tuduhan melanggar UU 21/2000 tentang Serikat Pekerja, pasal 28 dan 43 tentang pelarangan pembentukan serikat pekerja. Polda Metro Jaya yang menangani laporan tersebut akhirnya mengeluarkan status SP3 alias menghentikan penyelidikan dengan alasan tidak cukup bukti

Sebelumnya manajemen Bank Mandiri juga dibuat gerah ketika seorang pegawainya mengirim surat ke Ibu Ani Yudhoyono yang isinya menyangkut soal gratifikasi dan skandal Bank Merincorp lengkap dengan dokumen pendukungnya.

4. Penolakan DPR sebagai Calon Gubernur BI Th 2008

Bersama Raden Pardede, Agus Marto diajukan pemerintah SBY-JK sebagai calon Gubernur BI menggantikan Burhanudin Abdullah. Dalam proses fit and proper test keduanya ditolak DPR, salah satu alasan penolakan adalah Agus Marto dinilai belum memahami seluk beluk kebijakan moneter yang menjadi tanggung jawab utama BI.

Epilog

Di berbagai kesempatan Agus Marto menyatakan komitmennya untuk melanjutkan Reformasi Birokrasi yang telah dimotori pendahulunya, Sri Mulyani. Pembangunan SDM yang lebih baik menjadi prioritas. Sekarang dia membawahi lebih dari 62.000 pegawai Depkeu yang berbaju PNS. Masalah lampau jangan menjadi hambatan untuk membentuk PNS yang profesional dan tidak koruptif. Pembenahannya di Bank Mandiri menunjukkan pola sistematis yang sejalan dengan reformasi birokrasi yaitu melakukan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang menyangkut aspek kelembagaan, penatalaksanaan dan SDM menuju Good Governance.
sumber: http://remunerasipns.wordpress.com

coment-cement
unduhan artikel diatas sedikitnya menggambarkan latar belakang pemilihan Bapak Marto sebagai Kemenkeu menggantikan Bu Sri Mulyani, kredibilitasnya memang telah di akui di dunia perbankan, dibalik itu tentu dia punya nilai minus tersendiri.
di bawah saduran artikel tersebut saya cuma ingin mengandaikan apa yang terjadi sesaat sebelum penandatanganan sk biro SDM sekjen kemenkeu (NOMOR: PENG-02/SJ.5/2010) tentang penempatan alumni STAN 2010.

staf biro SDM sekjen kemenkeu: pak maaf ini draft pengumuman penempatan anak-anak STAN..
biro sdm Kemenkeu: (hening.. sedang membaca sekilas tentang draft penempatan)apa-apaan ini, kok ada yang IPK nya di bawah 3,00 gimana ni?
staf biro SDM sekjen Kemenkeu: maaf pak, trus mau dikemanain anak-anak ini pak?
biro sdm kemenkeu: kita kan sudah berkomitmen dari awal, bahwa mulai sekarang SDM yang kita terima adalah SDM yang mumpuni, terserah pokoknya itu disikapi.
staf biro SDM sekjen kemenkeu: pak misal anak-anak ini mau dialokasikan ke instansi diluar kita, tidak semuanya memiliki latar belakang jurusan yang tepat untuk instansi tersebut,
biro sdm kemenkeu: kalau begitu disesuaikan saja, yang pasti harus diminimalisir anak-anak seperti itu disini.
staf biro SDM sekjen kemenkeu: baik pak, permisi pak!

ilustrasi diatas mengambil latar belakang prioritas komitmen menkeu baru untuk membangun SDM kemenkeu menjadi lebih baik lagi.

-bukan maksud hati demonstrasi anarki, ini hati ungkapan peduli-

Kamis, Desember 09, 2010

Kamis Spesial!

Keadaan Keuangan Kita Per 09 Desember 2010


Catatan atas Keuangan Kas Anak bpkdualima per 9 Des 2010







Tanggal
Keterangan Transaksi
Debet
Kredit
Saldo

27-10-10
Sisa Uang Konsumsi Pertemuan Perdana
Rp10.000

Rp10.000







12-11-10
Uang Iuran @ Rp 5000 x 22 orang
Rp110.000




Uang Iuran @ Rp 10000 x 20 orang
Rp200.000




Uang Iuran BNI @ Rp 10000 x 24 orang
Rp240.000





Rp550.000

Rp560.000







13-11-10
Belanja Kado

Rp278.700



Ongkos Angkot

Rp8.000





Rp286.700
Rp273.300







15-11-10
Uang Iuran @ Rp 5000 x 1 orang
Rp5.000




Uang Iuran @ Rp 10000 x 1 orang
Rp10.000




Uang Iuran BNI @ Rp 10000 x 1 orang
Rp10.000





Rp25.000

Rp298.300







16-11-10
Membeli gas

Rp80.000
Rp218.300







08-12-10
Pembayaran untuk BNI

Rp250.000
-Rp31.700

Rabu, Desember 08, 2010

curhat magang ku!

Sebulan lebih kita magang di kantor pusat BPK-RI, terhitung per 01 November 2010. Apa yang sudah teman-teman dapatkan dalam kurun waktu ini? Mungkin tanyakan sendiri pada diri teman-teman sendiri. Mungkin ada yang sudah dapet tambahan materi (secara dah dapet honor dan sebagian dah dapet tambahan uang tugas), sebagian mungkin ada yang bertambah pengetahuan dan ketrampilannya, dibidang apapun itu, tak lepas juga mungkin ketrampilan menyiasati rasa ngantuk.
Ayo mari pertanyakan pada diri teman-teman, apakah yang sudah saya dapet selama ini? Apakah yang bertambah dari kemampuan atau pengetahuan saya selama ini? Adakah hal yang menarik/mengganggu saya selama magang ini?

Tuliskan apapun itu, apapun yang kalian alami menjadi sebuah cerita versi teman-teman sendiri di secarik word.docx kirim ke 2010.bpk@gmail.com atau entry sendiri, lalu kita bagi pengalaman teman-teman disini, kita jadikan satu dalam topik cerita magangku.
Menutup postingan ada sebuah quote menarik yang saya ambil dari tokoh superintelektual M. Gandhi yang juga diambil untuk menjadi ending dari film “remember me”: “…whatever you do in life will be insignificant. But it's very important that you do it."
Seumpama kata life kita ganti jadi magang maka artinya kira-kira akan berubah menjadi : “…apapun yang kamu lakukan selama magang mungkin tidak akan signifikan, tetapi menjadi sangat penting ketika kamu melakukannya…”

tetap semangat buat teman-teman BPK 2010,
mari tetap saling bergandeng tangan,
dan pegang erat tangan temanmu.
Bpkdualima josssss!!!!!

Kamis, Desember 02, 2010

Ganyang Malaysia

Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu

Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.

Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.

Yoo...ayoo... kita... Ganjang...
Ganjang... Malaysia
Ganjang... Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!

Apakah kamu sang gadis itu?

Pada suatu hari ada seorang gadis buta yg sangat membenci dirinya sendiri. Karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya.

Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi gadisnya itu kalau gadisnya itu sudah bisa melihat dunia.

Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepada gadisnya itu Yang akhirnya dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasih gadisnya itu.

Kekasihnya bertanya kepada gadisnya itu , ” Sayangggg … sekarang kamu sudah bisa melihat dunia. Apakah engkau mau menikah denganku?” Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya itu ternyata buta. Dan dia menolak untuk menikahi si pria pacar-nya itu yg selama ini sudah sangat setia sekali mendampingi hidupnya selama si gadis itu buta matanya.

Dan akhirnya si Pria kekasihnya itu pergi dengan meneteskan air mata, dan kemudian menuliskan sepucuk surat singkat kepada gadisnya itu, “Sayangku, tolong engkau jaga baik-baik ke-2 mata yg telah aku berikan kepadamu.”

* * * * *

Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan.

Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata- kata kasar Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.

Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu, mungkin makan siangmu, Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum engkau mengeluh tentang pasanganmu, ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan untuk meminta penyembuhan sehingga pasangannya TIDAK LUMPUH seumur hidup.

Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke alam kubur dengan masih menyertakan kemiskinannya.

Sebelum engkau mengeluh tentang kehadiran teman-temanmu Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang teman di kesehariannya, tetapi jua ada teman bersamanya.

Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, atau tepatnya pekerjaan magangmu, Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.

Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu, pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.

Hidup adalah anugerah, syukurilah, jalanilah, nikmatilah dan isilah hidup ini dengan sesuatu yg bermanfaat untuk umat manusia.

NIKMATILAH dan BERI YANG TERBAIK DI SETIAP DETIK DALAM HIDUPMU, KARENA ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI untuk waktumu selanjutnya !!!

Walaupun ini baru tahap magang, tetapi lakukanlah yang terbaik teman, kerjakan semaksimal kau mampu, dan berhentilah untuk terus menuntut dan bertanya tentang ketidakadilan, karena inilah keadilan itu sebenarnya!

Regards,

disadur dari beberapa sumber.

Choice is yours!

Di sebuah ladang yang subur, terdapat 2 buah bibit tanaman yang terhampar. Bibit yang pertama berkata, “Aku ingin tumbuh besar. Aku ingin menjejakkan akarku sangat dalam di tanah ini, dan menjulangkan tunas-tunasku di atas kerasnya tanah ini. Aku ingin membentangkan semua tunasku, untuk menyampaikan salam musim semi. Aku ingin merasakan kehangatan matahari, serta kelembutan embun pagi di pucuk-pucuk daunku.”

Dan bibit yang pertama inipun tumbuh, makin menjulang.

Bibit yang kedua bergumam. “Aku takut. Jika kutanamkan akarku ke dalam tanah ini, aku tak tahu, apa yang akan kutemui di bawah sana. Bukankah disana sangat gelap? Dan jika kuteroboskan tunasku keatas, bukankah nanti keindahan tunas-tunasku akan hilang? Tunasku ini pasti akan terkoyak. Apa yang akan terjadi jika tunasku terbuka, dan siput-siput mencoba untuk memakannya? Dan pasti, jika aku tumbuh dan merekah, semua anak kecil akan berusaha untuk mencabutku dari tanah. Tidak, akan lebih baik jika aku menunggu sampai semuanya aman.”

Dan bibit itupun menunggu, dalam kesendirian.

Beberapa pekan kemudian, seekor ayam mengais tanah itu, menemukan bibit yang kedua tadi, dan memakannya segera.

***


Teman, memang, selalu saja ada pilihan dalam hidup. Selalu saja ada lakon-lakon yang harus kita jalani. Namun, seringkali kita berada dalam kepesimisan, kengerian, keraguan, dan kebimbangan-kebimbangan yang kita ciptakan sendiri. Kita kerap terbuai dengan alasan-alasan untuk tak mau melangkah, tak mau menatap hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka, hadapilah itu dengan gagah. Dan karena hidup adalah pilihan, maka, pilihlah dengan bijak.
Sahabat, tiap pilihan selalu ada resiko yang mengiringinya. Namun jangan sampai ketakutan, keraguan dan kebimbangan, menghentikan langkah kita.

ps. “Bukalah setiap pintu kesempatan yang datang mengetuk, sebab, siapa tahu, pintu itu tak mengetuk dua kali.” (Hilman, Lupus I)